Ingin naik taksi di Jepang? Simak alasan tarifnya mahal, kisaran biaya, dan yang perlu diketahui sebelum naik taksi saat liburan di Jepang.

Pertama kali ke Jepang kamu mungkin akan kaget dengan tarif taksi yang sangat jauh berbeda dari Indonesia. Jepang memang terkenal memiliki transportasi umum yang nyaman dan efisien. Namun, ketika kereta sudah berhenti beroperasi, membawa koper terlalu banyak, atau harus menuju lokasi yang jauh dari stasiun, taksi adalah pilihan paling praktis, meskipun harus siap membayar lebih
Biasanya perjalanan yang sebenarnya tidak terlalu jauh, ongkos taksi bisa jauh lebih mahal dibandingkan naik kereta atau bus. Lantas, berapa sebenarnya harga taksi di Jepang dan mengapa tarifnya bisa mahal?
Berapa Tarif Taksi di Jepang?
Tarif taksi di Jepang bervariasi tergantung kota dan wilayah, tetapi umumnya biaya ditentukan berdasarkan jarak tempuh, kondisi lalu lintas, dan perusahaan taksi. Salah satu faktor utama yang menjadi pembeda adalah biaya awal atau tarif dasar (initial fare) yang relatif lebih tinggi dibandingkan negara lain, terutama di Asia.
Dilansir dari Numbeo.com, Jepang khususnya Tokyo masuk dalam negara dengan biaya tarif dasar tertinggi kedua di Asia setelah Bahrain. Tarif dasar ini dihitung ketika penumpang membuka pintu taksi, sekalipun mobil belum melakukan perjalanan.
Di Tokyo, perjalanan singkat (1-2 km) dikenakan biaya ¥500–¥1.000 atau sekitar Rp.57 ribu – Rp.114 ribu.

Tarif taksi bandara di Tokyo justru biasanya memberikan tarif tetap dibandingkan dengan berdasarkan kargo. Misalnya dari pusat kota Tokyo ke Bandara Haneda dikenakan tarif ¥6.000–¥12.000 , tergantung distrik dan waktu. Sedangkan dari pusat kota Tokyo ke Bandara Internasional Narita dikenakan tarif sekitar ¥20.000–¥35.000 , tergantung lokasi penjemputan dan penyedia layanan.
Berbeda dengan tarif taksi bandara di wilayah Kansai. Dari pusat kota Osaka ke Bandara Internasional Kansai sekitar ¥10.000–¥20.000. Jika dari pusat kota Kyoto ke Bandara Internasional Kansai sekitar ¥20.000–¥35.000.
Artinya, kamu harus siap uang lebih sekitar 683 ribu hingga 3 juta untuk satu kali perjalanan.
Baca Juga : Aplikasi Penting Untuk Cari Oleh-Oleh Halal di Jepang!
Mengapa Taksi di Jepang Mahal?
Sistem taksi Jepang pada dasarnya menggunakan argo. Setelah jarak yang tercakup dalam tarif dasar terlampaui, biaya akan bertambah sesuai jarak perjalanan. Artinya, meskipun hanya menggunakan taksi untuk perjalanan yang relatif pendek, penumpang tetap harus membayar tarif awal sebelum biaya perjalanan berikutnya dihitung.
Sejak awal tahun 2026, Kementerian Perhubungan Jepang juga sudah mengajukan rencana kenaikan tarif taksi. Rencananya pemerintah memperpendek tarif dasar ¥500 dari yang sebelumnya ditentukan per 1.096 kilometer berkurang menjadi 1 kilometer.

Tarif tambahan yang sebelumnya ¥100 dikenakan untuk setiap 255 meter, dipersingkat menjadi 232 meter.
Selain itu, salah satu hal yang mungkin mengejutkan wisatawan adalah biaya perjalanan tidak selalu berhenti bertambah ketika kendaraan tidak melaju dengan cepat. Pada kondisi kecepatan rendah atau berhenti dalam waktu tertentu, perhitungan tarif berbasis waktu dapat diterapkan.
Baca Juga : Inilah Spot Autumn Jepang Yang Makin Cantik di Malam Hari!
Ada Tambahan Tarif pada Malam Hari
Wisatawan yang menggunakan taksi pada malam hari juga perlu memperhatikan tarif tambahan. Di Jepang, perjalanan pada larut malam hingga dini hari umumnya dikenakan tarif lebih tinggi. Japan Experience menyebutkan bahwa tarif malam biasanya naik sekitar 20 persen pada pukul 22.00 hingga 05.00.
Ini penting diperhatikan terutama bagi wisatawan yang ketinggalan kereta terakhir. Kereta di banyak wilayah Jepang berhenti beroperasi pada tengah malam. Akibatnya, taksi sering menjadi salah satu pilihan yang tersisa untuk kembali ke hotel.
Namun perlu diingat bahwa tarif tersebut merupakan perkiraan berdasarkan informasi yang Vmin dapatkan per September 2026 dan dapat berubah sesuai ketentuan yang berlaku.

Buat Sahabat yang mau liburan di Jepang tanpa khawatir uang saku tidak cukup untuk naik taksi atau transportasi lain di Jepang tenang saja! Bersama Vcation, akomodasi kamu selama di Jepang sudah kami siapkan, jadi tidak perlu pusing mencari cara hemat naik transportasi di Jepang.
Karena dengan ikut trip Vcation ke Jepang, akmu sudah ambil langkah paling hemat. Yuk konsultasikan liburan kamu bersama Vcation!



