4 kebiasaan warga Jepang yang perlu diketahui, mulai dari budaya antre hingga aturan di transportasi umum agar terhindar dari culture shock.

Jepang selalu punya tempat spesial di hati para wisatawan seluruh dunia. Namun, selain pemandangan alam dan budayanya yang memukau, Jepang juga sangat terkenal dengan kedisiplinan, kerapian, dan tata krama masyarakatnya yang dijaga sangat ketat. Konsep norma dan etika sosial memegang erat peranan vital dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi sahabat yang akan berlibur ke Jepang, memahami aturan tak tertulis dan budaya lokal adalah kunci biar liburan berjalan nyaman, aman, dan tidak culture shock. Penasaran apa saja tata krama yang harus sahabat pahami? Yuk, simak di dalam artikel di bawah ini!
Budaya Antre yang Tertib

Di Jepang, budaya antre adalah hal yang sangat krusial. Sahabat akan melihatnya di mana saja, baik saat menunggu kereta di peron stasiun, membeli wahana tiket bermain, memesan makanan, hingga saat masuk ke toilet umum.
Saat berada di stasiun kereta, sahabat harus memperhatikan garis petunjuk di lantai peron. Berdiri dengan rapi di belakang garis dan biarkan penumpang dari dalam kereta keluar terlebih dahulu sebelum masuk. Begitupun ketika mengantre, sahabat sama sekali tidak boleh memotong antrean karena dianggap sangat tidak sopan.
Dilarang Berbicara Keras di Dalam Transportasi Umum

Salah satu hal yang paling mengejutkan bagi wisatawan saat pertama kali naik Shinkansen atau bus di Jepang adalah suasananya yang sangat hening. Masyarakat Jepang sangat menghargai privasi dan ketenangan orang lain.
Tips untuk sahabat adalah selalu nyalakan mode getar atau hening pada ponsel saat berada di dalam transportasi umum. Jika sahabat memang ingin mengobrol, bicaralah dengan suara berbisik. Menerima telepon saat berada di dalam kereta atau bus juga dianggap melanggar etika.
Baca Juga : Kenapa Naik Taksi Di Jepang Mahal? Ternyata Ini Alasannya!
Sulit Mencari Tempat Sampah

Jalanan dan fasilitas umum di Jepang terkenal sangat bersih, nyaris tanpa satu sampah pun terlihat. Nah, menariknya, sahabat bakal kesulitan menemukan tempat sampah umum di pinggir jalan. Jadi, buat sahabat yang baru berlibur ke Jepang, sahabat sebaiknya membawa plastik untuk menyimpan sampah bungkus makanan, botol, atau tisu dan membuangnya di tempat sampah khusus di dekat vending machine atau di tempat sampah yang ada di dalam konbini. Selain itu, tempat sampah di Jepang dipisah antara organik, plastik, botol kaca, dan kaleng.
Dilarang Memberi Uang Tip

Tahu gak kalau di Jepang, memberikan uang tip (tipping) di restoran atau hotel justru termasuk penghinaan loh! Bagi masyarakat Jepang, memberikan pelayanan terbaik dengan ramah, cepat, dan sempurna merupakan standar utama, bukan sesuatu yang harus yang dibayar ekstra dengan uang tip. Cukup ucapkan terima kasih yang tulus dan bungkukkan badan sedikit untuk mengapresiasi mereka.
Baca Juga : Hati – Hati! Ini Tips Saat Membeli Makanan di Jepang

Ingin merasakan indahnya berjalan-jalan menyusuri Kyoto, menikmati suasana di Gunung Fuji, menjelajahi kawasan Tokyo dengan perjalanan yang tenang dan terencana? Yuk, wujudkan impian perjalanan liburan dan ibadahmu bersama Ventour!




[…] Baca Juga : Ini 4 Kebiasaan Warga Jepang yang Wajib Diketahui Wisatawan! […]