Telinga sakit saat naik pesawat bisa terjadi akibat perubahan tekanan udara. Cek penyebab dan cara mengurangi rasa sakit telinga di pesawat.

Pernah merasakan telinga terasa sakit, penuh, berdengung, atau seperti tersumbat saat naik pesawat? Kondisi ini cukup umum terjadi, terutama ketika pesawat sedang lepas landas dan mendarat.
Penyebab utamanya adalah perubahan tekanan udara di dalam kabin yang terjadi lebih cepat dibandingkan kemampuan tekanan di telinga untuk menyesuaikan diri. Bagian yang berperan dalam proses ini adalah saluran eustachius, yaitu saluran yang membantu menyeimbangkan tekanan antara telinga tengah dan lingkungan sekitar.
Ketika tekanan belum seimbang, telinga bisa terasa tidak nyaman hingga menimbulkan rasa sakit. Namun, ada beberapa cara sederhana yang bisa dicoba untuk membantu mengurangi keluhan tersebut.
1. Lakukan Manuver Valsava

Salah satu cara yang umum digunakan untuk membantu menyeimbangkan tekanan di telinga adalah Manuver Valsava.
Manuver Valsava merupakan latihan pernapasan yang digunakan untuk memperlambat detak jantung dan membantu meredakan gejala takikardia supraventrikular (SVT), yakni irama jantung yang tidak normal.
Caranya sangat mudah dilakukan. Pertama, tutup mulut dan cubit hidung. Setelah itu hembuskan napas sambil menahan dan mengejan. Tahan selama 15 hingga 20 detik.
Teknik ini dapat membantu membuka saluran eustachius dan menyeimbangkan tekanan di telinga. Jika telinga masih terasa tidak nyaman, teknik ini bisa kembali dilakukan.
Dilansir dari website Cleveland Clinic, Manuver Valsalva dapat meningkatkan tekanan di mata dan perut. Oleh karena itu, teknik ini tidak boleh dilakukan oleh penumpang yang memiliki penyakit retinopati, yakni masalah pada pembuluh darah di retina mata.
Catatan yang harus diperhatikan adalah jangan menghembuskan napas terlalu kuat karena dapat menimbulkan tekanan berlebih, terutama bagi penumpang yang memiliki riwayat penyakit katup jantung, arteri koroner, dan penyakit jantung bawaan.
Baca Juga : Awas Disita! 3 Makanan Ini Tidak Boleh Dibawa ke Pesawat
2. Usahakan mulut tetap aktif
Cara ini sangat sederhana yakni jangan biarkan mulut terlalu lama diam, terutama saat pesawat lepas landas dan mendarat. Cobalah untuk mengunyah permen karet, menelan ludah atau minum air, dan lakukan gerakan menguap secara sengaja.
Gerakan-gerakan tersebut dapat membantu saluran eustachius terbuka sehingga tekanan di dalam telinga lebih mudah menyesuaikan dengan perubahan tekanan udara di kabin.
Supaya lebih praktis, kamu bisa menyiapkan permen karet sebelum penerbangan. Selain mudah dilakukan, cara ini juga bisa menjadi solusi sederhana untuk membantu mengurangi rasa tidak nyaman pada telinga.
3. Gunakan ear plug khusus untuk penerbangan

Selain melakukan teknik-teknik di atas, kamu juga bisa menggunakan earplug atau headphone selama penerbangan udara. Headphone dan earbud dengan fitur peredam kebisingan dapat menjadi pilihan untuk membantu mengurangi paparan suara bising selama penerbangan, termasuk suara dari penumpang lain.
Baca Juga : 4 Panggilan Penting Di Bandara Yang Wajib Diketahui
Jika ingin menggunakan headphone, pastikan pilih produk yang dilengkapi teknologi Active Noise Cancellation (ANC) untuk membantu meredam suara dari lingkungan sekitar.
Dengan persiapan yang tepat, perjalanan udara bisa terasa lebih nyaman tanpa perlu khawatir telinga terasa sakit atau tidak nyaman. Karena perjalanan yang nyaman adalah awal dari liburan yang menyenangkan.
Kalau urusan traveling, percayakan perjalanan dan liburan kamu bersama Vcation!



