Liburan ke Jepang? Cek daftar masjid di Jepang yang bisa dikunjungi wisatawan, lengkap dengan lokasi, sejarah, dan keunikan arsitekturnya.

Jepang memang terkenal dengan budaya modern, transportasi canggih, dan destinasi wisatanya yang menarik. Tapi ternyata, bagi sahabat Muslim yang ingin berlibur ke negeri sakura, Jepang juga punya banyak masjid yang bisa jadi tempat singgah untuk beribadah.
Menariknya dilansir dari Traveloka, beberapa masjid di Jepang bukan hanya digunakan untuk shalat saja, tetapi juga menjadi pusat kegiatan komunitas Muslim, wisata budaya, hingga tempat belajar Islam. Bahkan, ada beberapa yang menyimpan sejarah panjang dan jadi saksi perjalanan umat Islam di Jepang.
Daftar Masjid di Jepang yang Menarik Dikunjungi
1. Masjid Otsuka

Masjid Otsuka berada di kawasan Minami-Otsuka, Toshima, Tokyo. Lokasinya cukup strategis karena hanya sekitar 5 menit berjalan kaki dari Stasiun Otsuka di jalur JR Yamanote Line, serta tidak jauh dari kawasan Ikebukuro yang ramai dikunjungi wisatawan.
Masjid ini buka setiap hari mulai pukul 04.00 sampai 22.00. Banyak yang belum tahu, Masjid Otsuka termasuk salah satu masjid tertua dan cukup bersejarah di Tokyo. Bangunannya sederhana, tetapi memiliki peran penting bagi komunitas Muslim di kota ini.
Terletak di Distrik Toshima dan dikelola oleh Japan Islamic Trust, masjid ini punya perpaduan desain modern minimalis dengan sentuhan tradisional. Fasad bangunannya didominasi warna putih dan hijau, lengkap dengan kubah kecil berwarna hijau yang membuat tampilannya sederhana namun tetap elegan.
Saat masuk ke dalam, suasananya terasa hangat dan akrab. Banyak pengunjung menyebut atmosfernya membawa nuansa Jepang era Showa. Selain digunakan untuk shalat, masjid ini juga aktif untuk kegiatan sosial, pendidikan, dan menjadi pusat komunitas Muslim yang cukup solid di Tokyo.
Alamat lengkapnya berada di Japan, 〒170-0005 Tokyo, Toshima City, Minamiotsuka, 3 Chome−42−7 富士ビル.
2. Tokyo Camii

Berada di Oyama-cho, Shibuya, Tokyo, Tokyo Camii buka setiap hari pukul 10.00 hingga 18.00. Lokasinya dekat Stasiun Yoyogi-Uehara, sehingga cukup mudah diakses wisatawan.
Masjid ini sangat terkenal karena arsitekturnya yang mirip masjid di Turki. Ternyata memang benar, desain bangunannya mengusung gaya Ottoman khas Turki. Kubah besar, menara tinggi, serta detail interior yang megah membuat Tokyo Camii menjadi salah satu ikon Islam paling terkenal di Jepang.
Tokyo Camii sebenarnya merupakan hasil rekonstruksi yang selesai pada tahun 2000. Dengan menara menjulang dan kubah biru khas, masjid ini menjadi pusat kebudayaan Islam yang aktif di Jepang.
Tidak hanya untuk ibadah, tempat ini juga dibuka untuk umum. Pengunjung bisa belajar budaya Turki, mengikuti tur, mencicipi makanan halal, bahkan tempat pelaksanaan akad nikah dan prosesi mualaf. Karena keindahannya, banyak wisatawan domestik maupun mancanegara yang datang untuk melihat langsung bangunan ini.
Alamatnya berada di Japan, 〒151-0065 Tokyo, Shibuya City, Ōyamachō, 1−19 2F.
3. Masjid Nagoya

Masjid Nagoya berada di Nakamura-ku, Nagoya, Aichi, dan buka setiap hari pukul 11.00 hingga 20.00. Lokasinya dekat Stasiun Kamejima dan Stasiun Honjin.
Masjid ini dikenal juga dengan nama Masjid Aratama. Berdiri sejak tahun 1998, bangunannya memadukan desain modern dengan ornamen khas Islam yang memberi nuansa tenang dan spiritual.
Keunikannya, masjid ini memiliki empat lantai dengan fungsi berbeda. Lantai pertama digunakan untuk pintu masuk dan area wudhu. Lantai kedua untuk jamaah perempuan. Lantai ketiga untuk jamaah laki-laki, sedangkan lantai keempat digunakan sebagai tempat belajar.
Selain ibadah, masjid ini juga rutin mengadakan berbagai kegiatan komunitas seperti kelas agama, acara sosial, hingga kegiatan budaya. Alamat lengkapnya di 2 Chome-26-7 Honjintori, Nakamura Ward, Nagoya, Aichi 453-0041, Japan.
Baca Juga : 10 Larangan di Jepang Yang Tidak Boleh Dilanggar Para Turis!
4. Masjid Indonesia Tokyo

Masjid Indonesia Tokyo berlokasi di Meguro City, Tokyo dan buka 24 jam. Ini merupakan masjid Indonesia pertama di Tokyo dan menjadi tempat berkumpul masyarakat Indonesia di Jepang.
Masjid ini terintegrasi dengan Sekolah Republik Indonesia Tokyo dan berdiri di atas lahan sekitar 200 meter persegi. Bangunannya terdiri dari tiga lantai. Lantai dasar digunakan untuk jamaah pria, lantai dua untuk jamaah perempuan, dan basement untuk fasilitas wudhu.
Menariknya, di area basement juga tersedia perpustakaan serta pusat kebudayaan Indonesia. Tak heran jika tempat ini sering menjadi pusat berbagai kegiatan islami, mulai dari kajian rutin, acara Ramadhan, hingga shalat Idul Fitri berjamaah.
Alamat lengkapnya berada di 4 Chome-6-6 Meguro, Meguro City, Tokyo 153-0063, Japan.
5. Kobe Mosque

Kobe Muslim Mosque menjadi masjid pertama sekaligus tertua di Jepang. Didirikan pada tahun 1935 oleh arsitek asal Ceko, Jan Josef Svagr.
Masjid ini terletak di Nakayamate Dori, Chuo-ku, Kobe, dan buka setiap hari pukul 11.00 sampai 19.00. Jaraknya hanya sekitar 10 menit dari Stasiun Motomachi.
Bangunannya memiliki dua menara tinggi yang langsung terlihat dari kejauhan. Desainnya memadukan arsitektur khas Turki dengan sentuhan lokal, sementara interiornya menghadirkan nuansa klasik yang khas.
Ada satu hal unik dari masjid ini, yaitu ruang bawah tanah yang menambah daya tarik bangunan. Bahkan, masjid ini pernah digunakan sebagai tempat perlindungan saat Perang Dunia II. Sampai sekarang, bangunannya masih kokoh dan menjadi landmark penting di Kobe.
Alamat lengkapnya di 2 Chome-25-14 Nakayamatedori, Chuo Ward, Kobe, Hyogo 650-0004.
6. Masjid Istiqlal Osaka

Kalau di Indonesia ada Masjid Istiqlal, di Jepang juga ada. Masjid Istiqlal Osaka berlokasi di Nakabiraki, Nishinari-ku, Osaka dan buka 24 jam.
Masjid ini diresmikan pada tahun 2023 dan dibangun oleh komunitas diaspora Indonesia bersama masyarakat lokal. Kehadirannya menjadi solusi kebutuhan tempat ibadah bagi umat Muslim, khususnya warga Indonesia di Osaka.
Masjid ini memiliki lima lantai dan mampu menampung sekitar 1.500 jamaah. Lantai dasar digunakan untuk ruang tamu dan minimarket halal. Lantai kedua untuk jamaah perempuan. Lantai ketiga untuk jamaah laki-laki.
Lantai keempat dilengkapi dapur untuk kegiatan memasak komunitas, terutama saat Ramadhan. Sedangkan lantai kelima digunakan untuk Mualaf Center, Islamic Center, dan Education Center.
Lokasinya hanya sekitar 7 menit dari Stasiun Shin Imamiya.
Baca Juga : Ini Alasan 40+ Juta Turis Pilih Liburan Ke Jepang di 2025!
7. Masjid As-Salaam

Masjid As-Salaam berada di Taito City, Tokyo dan buka setiap hari pukul 11.00 hingga 21.00. Nama lainnya adalah Masjid Ueno Okachimachi.
Masjid ini memiliki lima lantai dan sering ramai terutama saat shalat Jumat. Lokasinya sangat strategis karena dekat Stasiun Okachimachi, kawasan Ueno, dan Asakusa.
Meski berada di tengah area kota yang sibuk, masjid ini menghadirkan suasana tenang. Banyak wisatawan Muslim menjadikannya tempat singgah untuk beribadah setelah berkeliling Tokyo.
Selain itu, Masjid As-Salaam juga aktif mengadakan kegiatan budaya dan program pendidikan, sehingga menjadi titik temu bagi komunitas Muslim dari berbagai negara.
Alamat lengkapnya di 4 Chome-6-7 Taito, Taito City, Tokyo 110-0016, Japan.
Liburan ke Jepang jadi terasa lebih nyaman saat tahu banyak masjid yang mudah dijangkau di berbagai kota. Jadi sahabat tidak perlu khawatir soal tempat ibadah saat menjelajahi negeri sakura.
Nah kalau sahabat ingin jalan-jalan ke Jepang tanpa repot urus itinerary, transportasi, dan destinasi ramah Muslim, serunya bisa dirasakan bareng Vcation. Semua perjalanan dirancang lebih praktis, jadi sahabat tinggal menikmati pengalaman terbaik, kuliner halal, dan tempat-tempat menarik yang sudah disiapkan.
Yuk, saatnya wujudkan liburan impian ke Jepang. Nikmati keindahan negeri sakura sambil tetap nyaman beribadah bersama perjalanan seru bareng Vcation.



