Bukan Lewat Wilayah Konflik! Ini Rute Trip ke Masjid Al Aqsa

Mau Trip Jejak Rasul ke Masjid Al Aqsa? Cek rute perjalanan dari Mesir ke Yerusalem hingga Yordania dan hal penting keamanan perjalanan.

Gambar 1. Rute terbaik trip Jejak Rasul ke Masjid Al-Aqsa

Masjid Al Aqsa menjadi salah satu destinasi yang ingin dikunjungi banyak umat Islam. Selain memiliki kedudukan penting dalam sejarah Islam, masjid yang berada di Kota Tua Yerusalem ini juga menyimpan nilai spiritual yang mendalam bagi umat Muslim.

Namun, di tengah situasi konflik yang terjadi hingga saat ini, muncul banyak sekali pertanyaan dalam benak calon pengunjung. Mulai dari seberapa dekat Masjid Al Aqsa dengan wilayah konflik? Apakah perjalanan ke Al Aqsa harus melewati Gaza? Dan bagaimana rute perjalanan yang terbaik sebagai pilihan?

Sebelum merencanakan trip ke Yerusalem, memang ada baiknya kamu memahami terlebih dahulu letak geografis antara Yerusalem dan Gaza hingga masalah keamanan.

Seberapa dekat Masjid Al-Aqsa dengan wilayah konflik?

Gambar 2. Peta wilayah Yerusalem menuju Gaza 

Salah satu hal yang perlu dipahami sebelum trip ke Yerusalem adalah perbedaan lokasi antara Gaza dan Yerusalem.

Gaza terletak di pesisir Laut Mediterania, sedangkan Yerusalem berada di kawasan perbukitan di sebelah timur Gaza. Masjid Al Aqsa sendiri terletak di kawasan Kota Tua Yerusalem, yang memiliki nilai penting dalam sejarah dan peradaban Islam.

Secara geografis, jarak Gaza dan Yerusalem sekitar 78 kilometer jika diukur dalam garis lurus. Apabila melalui jalur darat, jaraknya dapat mencapai sekitar 90–100 kilometer, bergantung pada rute yang digunakan.

Meski berada dalam kawasan geografis yang relatif berdekatan, Gaza dan Yerusalem merupakan lokasi yang berbeda. Selain itu, biasanya trip menuju Yerusalem tidak perlu melewati wilayah konflik secara langsung.  Salah satu rute yang paling umum digunakan menuju Yerusalem adalah melalui Mesir. 

Baca Juga : Apakah Aman Berkunjung Ke Masjidil Aqsa? Ini Faktanya!

Rute Perjalanan Menuju Masjid Al-Aqsa Melalui Mesir

Salah satu gambaran rute perjalanan menuju Yerusalem dimulai dari Kairo, Mesir, kemudian dilanjutkan melalui kawasan Taba dan Eilat sebelum menuju Yerusalem. Setelah kunjungan di Yerusalem, perjalanan dapat diteruskan menuju kawasan Tepi Barat dan Yordania.

Rute tersebut mengharuskan pengunjung melakukan perjalanan darat dan proses penyeberangan lintas negara atau wilayah. Berikut gambaran tahapan perjalanan yang perlu diketahui.

1. Perjalanan dari Kairo menuju Taba

Kairo menjadi titik awal perjalanan di Mesir. Dari kota ini, perjalanan darat dapat dilanjutkan menuju kawasan Taba, yang berada di dekat perbatasan Mesir dan Israel.

Dalam kondisi normal, perjalanan dari Kairo menuju Taba diperkirakan memerlukan waktu sekitar lima jam. Namun, durasi sebenarnya dapat berbeda bergantung pada kondisi jalan dan pemeriksaan keamanan.

Setibanya di kawasan perbatasan, kamu harus menjalani prosedur imigrasi serta pemeriksaan dokumen sesuai ketentuan yang berlaku, baik saat di Mesir maupun di Israel untuk kemudian melanjutkan perjalanan dengan masuk penyeberangan.

2. Perjalanan dari Eilat menuju Yerusalem

Setelah proses penyeberangan selesai dan kamu diizinkan untuk melanjutkan perjalanan, kamu akan diajak menuju Eilat, kemudian ke Yerusalem. Perjalanan dari Eilat menuju Yerusalem diperkirakan memerlukan waktu sekitar empat jam dalam kondisi normal. Namun, waktu tempuh aktual dapat berubah akibat kondisi jalan, pemeriksaan keamanan, pembatasan akses, dan situasi di lapangan.

3. Perjalanan di Yerusalem

Yerusalem menjadi salah satu titik utama dalam perjalanan religi ini. Di kota tersebut, Masjid Al Aqsa menjadi destinasi yang memiliki makna khusus bagi umat Islam, baik dari sisi ibadah maupun sejarah.

Kunjungan ke Al Aqsa bukan sekadar kesempatan untuk melihat langsung salah satu situs penting dalam sejarah Islam. Bagi banyak Muslim, perjalanan ini juga menjadi pengalaman spiritual yang mendorong refleksi dan pemahaman lebih dalam terhadap sejarah agama.

4. Perjalanan dari Yerusalem menuju Yordania

Setelah rangkaian kunjungan di Yerusalem, perjalanan akan dilanjutkan menuju Yerikho, salah satu kota bersejarah di kawasan Tepi Barat. Setelah rangkaian kunjungan di Yerusalem, perjalanan dalam rute yang direncanakan dapat dilanjutkan menuju Yerikho, salah satu kota bersejarah di kawasan Tepi Barat. Dalam kondisi normal, perjalanan darat dari Yerusalem menuju Yerikho diperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu hingga satu setengah jam. 

Dari Yerikho, rute kemudian dapat berlanjut menuju kawasan Allenby Bridge atau King Hussein Bridge, salah satu titik penyeberangan antara Tepi Barat dan Yordania. Disini kamu perlu mengikuti prosedur imigrasi dan pemeriksaan dokumen sesuai ketentuan yang berlaku.

Setelah proses penyeberangan selesai dan izin masuk ke Yordania diperoleh, perjalanan dapat dilanjutkan menuju Amman. Dalam kondisi normal, perjalanan darat dari kawasan perbatasan ke Amman diperkirakan memerlukan waktu sekitar satu jam.

Dari gambaran rute tersebut menunjukkan bahwa perjalanan trip menuju Masjid Al-Aqsa sama sekali tidak melewati wilayah konflik.

Baca Juga : Trip Aqsa 10 Hari: Napak Tilas Sejarah Islam ke Timur Tengah

Bagi Sahabat yang tertarik mengunjungi Masjid Al Aqsa, Vcation akan ajak kamu untuk liburan sambil napak tilas jejak para Rasul secara lebih dekat. Trip Vcation kali ini tidak hanya fokus pada kunjungan ke satu destinasi, tetapi juga memberikan pengalaman untuk mengenal tempat-tempat bersejarah dan mempelajari kisah para rasul.

Yuk konsultasikan rencana liburan berkualitas kamu bersama Vcation.

Yuk, Share Biar Makin Banyak yang Tahu!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *