Menyusuri Jejak Tiga Peradaban di Kota Amman, Yordania

Jelajahi Amman, ibu kota Yordania yang menyimpan jejak Romawi, Bizantium, Islam, hingga kisah Ashabul Kahfi yang menarik untuk diketahui.

Gambar 1 : Jejak Peradaban di Kota Amman Yordania

Kalau mendengar nama Yordania, mungkin yang langsung terlintas adalah Petra dengan bangunan batu ikoniknya. Padahal, ada satu kota lain yang nggak kalah menarik untuk dijelajahi, yaitu Amman, ibu kota Yordania.

Di balik gedung-gedung modern, jalanan yang ramai, dan kehidupan perkotaan yang terus berkembang, Amman menyimpan sejarah yang panjang. Kota ini telah menjadi tempat bertemunya berbagai peradaban selama ribuan tahun. Karena itu, perjalanan ke Amman bukan hanya tentang melihat suasana kota, tetapi juga tentang menelusuri jejak sejarah yang masih tersisa hingga sekarang.

Kota Tua yang Terus Berkembang

Amman dikenal sebagai salah satu kota yang memiliki sejarah panjang di kawasan Timur Tengah. Kawasan ini telah dihuni manusia sejak ribuan tahun lalu dan dalam perjalanan sejarahnya pernah menjadi bagian dari berbagai kerajaan dan peradaban.

Pada masa kuno, kota ini dikenal dengan nama Rabbath-Ammon, yang berkaitan dengan bangsa Ammon. Dalam periode Helenistik, kota ini kemudian dikenal sebagai Philadelphia. Setelah itu, Amman menjadi bagian dari wilayah Romawi dan berkembang sebagai salah satu kota penting dalam kawasan tersebut.

Pergantian kekuasaan dan peradaban inilah yang membuat Amman memiliki lapisan sejarah yang begitu beragam. Jejaknya bahkan masih bisa ditemukan di sejumlah situs bersejarah di tengah kota.

Salah satu tempat yang paling menarik untuk melihat perjalanan sejarah tersebut adalah Amman Citadel.

Amman Citadel, Saksi Berbagai Peradaban

Berada di atas salah satu bukit tertinggi di Amman, Amman Citadel merupakan kawasan arkeologi yang menyimpan peninggalan dari berbagai periode sejarah.

Ketika berada di kawasan ini, pengunjung bukan hanya melihat satu jenis bangunan bersejarah. Ada peninggalan yang berasal dari masa Romawi, Bizantium, hingga periode Islam.

Salah satu yang paling terkenal adalah Temple of Hercules. Peninggalan ini berasal dari periode Romawi dan menjadi salah satu bukti bahwa Amman pernah berkembang sebagai bagian dari dunia Romawi.

Tidak jauh dari sana, terdapat Byzantine Church, yang menunjukkan keberadaan masyarakat dan perkembangan agama Kristen pada masa Bizantium.

Kemudian ada Umayyad Palace, kompleks yang berasal dari periode kekuasaan Umayyah. Bangunan ini menjadi salah satu peninggalan penting yang menunjukkan perkembangan Amman pada masa awal pemerintahan Islam.

Menariknya, semua peninggalan tersebut berada dalam satu kawasan. Artinya, ketika mengunjungi Amman Citadel, kita seperti sedang melihat beberapa lapisan sejarah sekaligus. Jejak Romawi, Bizantium, dan Islam berdiri berdampingan dalam satu bukit yang sama.

Baca Juga : Benarkah 85% Kota Petra Masih Terkubur Di Dalam Tanah?

Gua yang Dikaitkan dengan Kisah Ashabul Kahfi

Gambar 2 : Gua Ashabul Kahfi di Yordania

Selain peninggalan peradaban dan situs yang berkaitan dengan sejarah Islam, Amman juga memiliki tempat yang dikaitkan dengan salah satu kisah yang sangat dikenal oleh umat Islam, yaitu Ashabul Kahfi.

Di salah satu kawasan di sekitar Amman terdapat sebuah gua yang secara tradisi lokal dikaitkan dengan kisah para pemuda beriman tersebut.

Kisah Ashabul Kahfi dikenal melalui Surah Al-Kahfi. Diceritakan bahwa sekelompok pemuda memilih meninggalkan lingkungan mereka demi mempertahankan keimanan. Mereka kemudian berlindung di sebuah gua dan Allah menidurkan mereka dalam waktu yang sangat panjang.

Ketika melihat gua yang dikaitkan dengan kisah tersebut, pengunjung bisa mendapatkan gambaran yang lebih dekat mengenai kondisi tempat yang selama ini hanya dikenal melalui cerita. Namun, perlu dicatat bahwa identifikasi lokasi Gua Ashabul Kahfi sebagai lokasi yang disebut dalam kisah Al-Qur’an merupakan bagian dari tradisi dan keyakinan setempat, sehingga tidak dapat dipastikan secara arkeologis sebagai lokasi historis yang definitif.

Baca Juga : Kenapa Laut Mati Bisa Membuat Tubuh Mengapung?

Amman menunjukkan bahwa sebuah kota modern tidak selalu harus meninggalkan masa lalunya. Justru, di balik kehidupan modernnya, sejarah panjang masih bisa ditemukan melalui bangunan, situs arkeologi, makam, hingga tempat-tempat yang hidup dalam tradisi masyarakat.

Jadi, ketika berkunjung ke Amman, Sahabat nggak hanya sedang melihat ibu kota Yordania. Sahabat juga sedang menyusuri jejak berbagai peradaban yang telah membentuk kota ini selama ribuan tahun.

Kalau Sahabat ingin merasakan langsung perjalanan ke Yordania sekaligus menjelajahi destinasi bersejarah dan bernuansa Islami, Ventour Travel siap menemani perjalanan Sahabat. Dengan itinerary yang disiapkan untuk memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman dan berkesan, Sahabat bisa menikmati keindahan Yordania tanpa perlu repot mengatur perjalanan sendiri.

Yuk, siapkan perjalanan bersama Ventour dan temukan cerita menarik di balik setiap destinasi yang dikunjungi.

Yuk, Share Biar Makin Banyak yang Tahu!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *